Kesaksian

Gula Darah Stabil, Tensi pun Turun

Euis Rohayati (51 Tahun)

Riwayat  penyakit  yang  saya  alami  pernah  menderita  stroke,  darah  tinggi  dan kencing manis kurang lebih 1 tahun. Dan awal Oktober 2010 saya dirawat di rumah sakit swasta di Bandung karena timbul benjolan seperti bisul di punggung saya dan dokter menyarankan harus dibersihkan melalui operasi karena sangat berbahaya bila  dibiarkan.  Apalagi  kondisi  saya  lemah  dan  gula  darah  sekitar  380,  akhirnya saya  dioperasi  setelah  diizinkan  oleh  dokter  penyakit  dalam  dan  persetujuan keluarga. Saat dirawat beberapa hari gula darah saya juga tetap tinggi atau tidak stabil padahal  sudah  operasi.  Kadang  –  kadang  300  dan  tensi  pun  masih  tinggi  kadang 210/120 dan bila pagi 190/120.

SEGALANYA INDAH PADA WAKTUNYA

Saya menikah tahun 1999. Dari awal pernikahan, kami sangat ingin segera memiliki anak tetapi pada kenyataannya kondisi kesehatan saya ‘bermasalah’. Pada saat itu saya sering sakit, hampir setiap bulan saya pasti terserang flu, maag sering kumat, siklus menstruasi tidak teratur, dan juga menderita sakit kepala yang berkepanjangan. Setiap kali bangun tidur, seringkali saya merasa lelah, kondisi badan saya tidak fit. Kebetulan saya hanya memiliki satu ginjal saja, jadi dokter mengatakan saya memang tidak boleh kecapekan. Begitu saya agak capek, pasti saya langsung sakit. Segala usaha untuk hamil sudah kami coba mulai berpindah pindah ke beberapa dokter yang terkenal manjur sampai ke pengobatan alternatif.

Sel Tumor Berkurang

Silvy Aliwarga (61 Tahun)

Perkenalkan, nama saya Silvy Aliwarga, usia 61 tahun. Kali ini saya ingin berbagi pengalaman  dalam menggunakan  produk  kesehatan  dari  KOMPAK.  Dokter  memvonis saya  memiliki  tumor  jinak  dan  sangat rentan  untuk  menjadi  kanker.  Hal  ini  sangat membuat  saya  takut  karena  pasti  ketika  ada  tumor  harus dioperasi  dan  jika  tidak  akan menyebar tumor tersebut.